Tapi para satpam itu ternyata belum puas.“Belum pagi nih”, ujar salah seorang dari satpam itu.“Iya, aku masih belum puas…”.Akhirnya muncul ide mereka yang lain.Tubuh telanjang Rida diikat erat. Bokepindobaru Pantat Rida yang kencang mulai ditepuk oleh Warto bertubi-tubi, “Plak! Jangan Pak! Dalam keadaan menungging di meja seperti ini ia tampak sangat menggairahkan. Rida dipaksa menelan sperma semua satpam itu bergiliran. Rida benar-benar merasa terhina. Memaksa Rida membuka mulutnya. Mulailah pemerkosaan itu. Kemudian mulai mengaduk aduk vagina gadis itu. Dan sesuatu yang keras mulai melesak paksa di lubang anusnya.“Akhh…, mmmhhh.., mhhh…”, Rida menangis tak berdaya.Sementara mulutnya dijejali batang kemaluan, anusnya disodok-sodok dengan kasar. Rida hanya mampu menangis tak berdaya.Tiba-tiba Diman mengangkat wajahnya, kemudian menyodorkan penisnya yang keras panjang. Kembali Rida bermandi sperma. Aku mau pulang dulu..”, Rida menyapa mereka berdua yang mendekatinya.“Rida, kami bakal diberhentikan besok..”, Warto berkata.“Iya Pak, aku juga nggak bisa




















