“Iya Om, makasih juga yah permainannya yang tadi, Om jago deh.”
“Iya Rin, kamu juga. “Non, kok lama amat sih nganter amplop doang..? Bokepindobaru uuh.. Aku pun ikut memutar-mutar pinggul dan pantatku. geli aah..!” kataku sambil sedikitcemberut namun dia tidak menjawab malahan mencium bibirku mesra.Entah kapan tepatnya, Om Robert berhasil meloloskan rok dan celana dalam hitamku, yang pasti tahu-tahu aku sudah telanjang bulat di atas meja dapur itu dan Om Robert sendiri sudah melepas celana renangnya, hanya tinggal memakai kimononya saja. jangan panggil ‘Om’, sekarang panggil ‘Robert’ aja ya, Rin. aah.. “Aawww.. Om Robert duduk di sebelahku dan kami sama-sama masih terengah-engah setelah pertempuran yang seru tadi.“Sini Om..!




















