Banyak sekali teman teman cowok ku yang datang di apartemenku kalo aku lagi tidak ada kelas. Bokepindo Aku takut tapi aku juga terangsang. Aku hanya bisa berteriak teriak kecil karena kontol itu sangat besar diameternya. “Oh, loe mau ngentot?” tanya nya dengan muka sok innocent. Ketika aku membuka bajuku, mereka hanya berkomentar tentang toketku yang besar itu. Aku sangat sakit kaget ketika dia ngomong secara terus terang. Setalah selesai, aku pun mengendarai mobilku ke tempat Rei. Aku pun segera mengeluarkan mentimun itu dari memekku. Rei memang sering nge-seks denganku, tapi kita tidak pacaran. Aku tidak bisa mengingat nama mereka semua karena mereka terlalu banyak. Sudah sejak 3 tahun lalu, aku selalu “haus seks”. “Udah ga usah sok jual mahal, Rei udah ngomong kalo loe itu suka seks” imbuhnya.




















