Andre masih rajin menelponku, dan aku pun selalu menunggu telepon darinya.Tetapi aku tidak mau menaruh banyak harapanku kepada dia. Bokep indo baru Kemudian dia membaringkan diri karena lelah, aku pun mulai mengambil kendali. Sekitar 1 jam kami berbincang bincang, dia kembali bertanya tentang nomor teleponku yang akhirnya aku berikan kepadanya. Dia menyadarkanku bahwa aku tidak seorang diri di dunia ini yang mempunyai banyak masalah, dan bahwa masih ada orang lain yang bisa dipercaya. Sekitar pukul 3 pagi aku terbangung karena ada belaian di kepalaku. Di mobil kami saling berpegangan tangan dan kadang-kadang saling mencium.Di bagian belakang mobil dia menggantungkan beberapa kemeja dan jas serta dasi, dia menjelaskan bahwa itu persediaan untuk ngesek nanti malam karena dia malas pulang malam-malam. Dalam perjalanan pulang kami sempat membeli makanan untuk makan malam kami. Di hotel kami berendam bersama dengan air hangat, sambil bertukar cerita ngesek dan mimpi.




















