Karena itulah ia bertekad akan terus mencari Annisa sampai ketemu.Di bawah langit yaang masih menurunkan rinal gerimis, Andhika mengeluarkan mobil kesayangannya & garasi. Ia sengaja memarkir mobilnya di salah satu sudut jalan kemudian berjalan kaki menelisik satu per satu rumah makan yaang ada di jalan itu. Bokepindobaru Pekarangan rumah Andhika yaang cukup luas masih kelihatan basah. Nama itu hingga kini masih melekat di hatinya, meski sekarang Annisa tidak diketahui berada di mana.Bukan sekali Andhika melacak keberadaan gadis pujaan hatinya itu. Sedemikian istimewakah seorang Annisa sehingga membuat pria itu kasmaran berat kepada gadis itu?“Aku menyintaimu bukan karena kamu cantik, An,” tutur Andhika suatu ketika kepada Annisa, “Tetapi ada sesuatu dlm dirimu yang membuat aku tertarik kepadamu. Kopi pahit yaang ia beli di warung angkringan tidak mampu membuat matanya melek.










