Kontolnya bangkit berdiri. Bokepindobaru Sanusi setuju. Mereka juga sudah tidak punya siapa-siapa sama seperti Maskun dan Linda.Sesampainya di daerah baru itu, mereka mendapatkan rumah yang berdekatan yang isinya sudah dilengkapi dengan sederhana. Maskun pun semakin menyayangi Linda, demikian juga sebaliknya. Selesai membuat dangau, Maskun mulai mengarap dan mencangkoli tanah yang dekat dengan dangau atau gubuk tingginya itu. Bersama mereka mengharungi lautan selama tujuh hari dan singah sebentar di pelabuhan tertentu. Dalam daftar nama yang meninggal dunia, ada nama ibu dan bapak mereka, tapi tak diketahui nama adik atau saudara mereka. Mereka memang saudara yang sangat akrab. Mereka terbang dan dari ketinggian Linda Maskun melihat desa mereka nun di bawah sana sudah porak poranda.




















