“Trus gimana pa?, ya udahlah pa tidak usah diusut lagi.”
“Aku tidak ngapain–ngapain kok, tadi dia sendiri yang datang kekantor dan minta maaf”, begitu jawab suamiku. Setelah kulihat jam ternyata menunjukkan pukul 13.15, Randi pun berpamitan akan pulang sambil melumat bibirku. Bokepindo Tapi jujur kuakui kalau perilaku Randi membuat aku terangsang dan ingin membuatku berselingkuh. “Aduh… Raan”, aku sambil mendekap Randi erat-erat. “Terimakasih ya, tapi Randi jangan memuji terus, karena tidak enak aja kedengaranya”, jawabku halus. enaak.., Buuu.. Ran, aduuh… enak.. “Gak bu, jadi tidak enak nich. “Oh… Anak–anak lagi sekolah, bapak dikantor, jadi dirumah cuma aku dan pembantuku, tapi kalau aku kerja ya cuma pembantuku”, jawabku jelas. “Randi bu, katanya ibu sudah tau”, jawab pembantuku yang polos.




















