Aku bangun dari rebahan lalu aku duduk diatas kursiku lagi,
“ Oh iya sayang, ambilin kondom didalam dasbord yah, biar aman, hhe…, ” ucapku.Tanpa banyak bicara diambilkanlah konndom itu, karena Arhin sangat pengertian dia membuka bungkuskondon dan memakakan sekalian kondom itu. Bokep baru aku yakin pasti kalian bisa membayangkan.Lanjut kecerita. Aku melakukan itu agar dia mudah ketika mengocok penisku.“ Sayang udah aku bukain tuh, buruan kocokin kontol aku, ” ucapku melepas ciuman kami sejenak. Sembari masih berciuman aku-pun membuka kancing celana, resleting sekalin aku mempelortkan celanaku hingga atas lututku. Rambutnya panjang hitam yang terurai membuat semakin sexy saja, belum lagi dress ketat itu membuat lekuk tubuhnya terlihat jelas diamataku. Aku atur nafasku dan aku alihkan fikiranku agar aku tidak cepat klimaks.Beberpa saat Arhin bergoyang dengan penuh birahi sex. Dengan posisi-nya yang menungging itu kemudian dikulumlah penisku,
“ Uhhhhhhhhh… Sssssss… kamu memang selalu bisa buat aku




















