Nanti kalau Suti bangun…..”Tiba-tiba ucap Bu Miranti tak menyelesaikan kalimatnya. Bokep indo baru Bu Miranti mendesah memejamkan mata. Entah rasa sayang atau sekedar untuk menetralisir hatinya, aku usap air matanya dengan jariku. Kupikir semua ini naluri keibuannya saja. Aku bingung, aku takut dia marah. Aku ingin keadaan itu berakhir. Dengan bibirku langsung kuciumi leher itu. Seperti ingin to the point saja, bu Miranti menceritakan masalah dengan suaminya.Seperti kampung yang diserbu provokator dan perusuh saja, otakku tercabik-cabik, terbuka.Hubungan bu Miranti dengan suaminya selama ini ternyata semuanya penuh kepura-puraan. Hati dan otakku setiap hari dililit pertanyaan sialan itu. Pak Bagong, Bu Miranti, Yon, Mbak Suti dan aku akhirnya pamit pulang duluan pada pak Falcon.Sampai dirumah, Pak Bagong dan Ibu Miranti menelepon balik ke kota P melakukakn konfirmasi berita. Bu Miranti melepas resleting celanaku, memasukan tangannya kecelana dalamku dan meremas-remas kontolku yang tegang dengan geregetan.“Heeeemmmmmm” Ucapnya lalu




















