tak lama aku bergegas pergi meninggalkan si bocah teman-temanya, ketika hendak pergi si bocah memberikan ku nomor hp nya dengan selembar kertas, aku pun pergi sambil tersenyum padanya ..,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, ” waww mbak besar sekali susumu ” ucapnya. ” iya mbak , tapi baju mbak buka juga donk mbak rian penasaran sama body mbak” jawabnya. Bokepindo memang paras wajah ku manis menurutku dan juga rambut ku yg kuning pirang panjang, bak biduan panggung. ” iy donk mbak, masak mau main mbak nya” jawabnya dengan tersenyum. aku pun mengajak nya kebelakang dan duduk di pondok samping dan saling bertukar nama, rian nama si bocah ini kuliahhukum semester akhir dan benar saja ayah nya seorang anggota dewan dan ibu nya seorang dokter. tak berapa lama nafsu gila nya pun menjadi-jadi, tanganya beraksi kesana kemari dan meremas dada ku.




















