Aku bertemu kembali dengannya tapi bukan di kampus seperti saat itu. Bokep Seminggu setelah pertemuanku dengan Ananda di cafetaria. “Aku nggak pernah membayangkan kalau aku bisa sedekat ini dengan dirimu” jelasku setelah bisa menguasai keadaan. “Tangan kamu halus banget sih” kataku menambahkan. Dan kebetulan aku bersama teman-temanku bermain musik akustik di cafe itu setiap 3 kali seminggu. Eh”jawabku gugup. Dengan santai aku duduk sambil menikmati segelas coklat hangat dan sepotong pancake nanas kesukaanku. “Kamu juga tumben Diet makan sendirian, biasanya khan sama grup band kamu?” kata Dina lagi. “Namanya Ananda aprilia putri, yang mempunyai hobby dengerin musik juga” sahut Dina lagi. Seminggu setelah pertemuanku dengan Ananda di cafetaria. Setelah selesai aku menyanyikan lagu itu, bersamaan juga saat aku bersama grupku mendapat kesempatan untuk break di session pertama.




















