Semua tanaman di ladang dan kebun Abah mati kekeringan. Bokepindo Yeahhhhh …. Dia mengerakkan pingulnya maju mundur dengan perlahan. Pantatku yang telanjang terasa dingin diterpa angin. Yeeeeeaaaaaahhhh …. Ayo … dong ….” Kataku memberi semnagat. Aku terdiam bagaikan patung. Pak Kusrin bahkan tidak mau repot-repot menghabiskan uang untuk menyewa kamar hotel untuk menikmati tubuhku. Pak Kusrin bangkit dari kursi tamu dan menarik tanganku untuk mengikutinya ke taman belakang rumah. Semula dokter menganjurkan aku untuk mengurungkan niatku, namun dengan sedikit kebohongan dia pun bersedia melakukannya. Bahkan dia beberapa kali mendorongnya agar masuk lebih dalam. Namun baru lima menit disodok dengan posisi seperti itu, gentian Pak Kusrin yang merasa pegal dan dia minta ganti posisi. Di sepanjang jalan, ada beberapa orang yang menoleh ke arahku ketika berpapasan.




















