Eri pergi kedapur untuk mengambil minuman, sedang pandi mulai bersiasat. Bokepindo Temen saya jadi sakit, mbak harus tanggung jawab”,
“Aduuh, maaf ya, ya udah, mbak akan tanggung jawab”. “Eri, Pandi, meres susunya syudah blum?”,
“Anu,eeeh, gelasnya udah penuh”,
“bagus deh, tapi itu susunya masih keluar, gimana nich?”,
“Kami sedot saja kak, pake mulut”,
“nah, sip, pinter dech, cepet tuh kenyot tetek akuh, nanti air susunya mubazir”. “Mbak Rini tunggu sini bentar, saya mau bicara sama temen temen”,
“Iya dek”. “Mbak Rini tunggu sini bentar, saya mau bicara sama temen temen”,
“Iya dek”. Lalu Rini diajak kerumah anak itu,
Rini baru sadar ada 3 anak sma yg tadi ia temui. Lalu Rini berlari kekamar, dan segera menemui yogi. Lalu Rini berlari kekamar, dan segera menemui yogi. Eri dan Pandi yg ada dikanan dan kiri itu kemudian segera memegang buah dada montok Rini, lalu menyedot puting keras Rini dengan mulut mereka, srlruuup




















