Aku yang sudah sangat terangsang mulai memijit mijit penis Rei dari luar celananya. Kemudian, aku mulai membubuhkan make-up tipis di mukaku. Bokep Memekku yang tak berambut itu sudah tidak tertutupi apa apa. Aku cuma diam saja dan menunduk. Dia pun menyuruhku untuk menungging dengan tangan di meja makan. Waktu itu aku memakai G-string jadi dia bisa melihat semuanya. Rei pun mulai melepas baju ketatku. Aku yang kelelahan cuma melihat itu dengan penuh tanda tanya. Akupun hanya menurut saja. Ketika kulihat nama Rei, aku segera menjawab. Rei tidak diam saja, dia langsung melepas behaku dan melemparkannya. “Cuek aja lah. Tenang aja, dijamin puas” imbuhnya sambil ketawa nyengir. Memang payudaraku cukup besar untuk orang seukuranku. Aku pun hanya tersenyum sambil menegak habis sperma itu.

















