“Perkenalkan nama saya Adietya, teman Ananda satu kampus” dengan ramah dan sopan aku memperkenalkan diri di hadapan kedua orang tua Ananda.Yang juga disambut dengan ramah oleh kedua orang tua Ananda. Bokepindo Boleh nggak kita gabung duduknya?” tanya Dina sambil tersenyum. Dengan keberanian di tengah keremangan, aku memeluk Ananda mendekat dan mengecup bibirnya yang ranum. Eh”jawabku gugup. “Baiklah kalau menurut kamu begitu” jawab Ananda kemudian. “Sudah malam nih, ntar Papa dan Mama kamu gelisah menunggumu” terangku lagi. Aku hanya terdiam mendengar penjelasannya, sambil tersenyum lembut menatapnya. Aku hanya terdiam mendengar penjelasannya, sambil tersenyum lembut menatapnya. Aku hanya terdiam mendengar penjelasannya, sambil tersenyum lembut menatapnya. Eh”jawabku gugup. Itu terlihat dari kesehariannya yang riang dan lincah saat dia berada di kampus.




















