Aku ikut tersenyum. Yang tidur dirumahku. Bokepindobaru Mereka biasa ketawa-ketawa, beemain gitar, minum-minum alkohol, kalau au sedang mood, aku suka ikut sebentar hanya untuk minum.Saat itu, tatapanku akhirnya berakhir pada seorang laki-laki berperawakan tinggi, dengan tubuh tegap dan kulit putih. Dengan acuh nya akupun memalingkan muka dan kembali ke dalam kamar. “Yang mana teh?” Tanya nya balik. Sepertinya, Budi juga menuju kamar mandi tamu. Apa mreka ga takut barang-barang ada yang hilang? “Kapan Budi kesini lagi?” Tanyaku. Dia melihat Hp nya yang tiba-tiba berdering. Terbukti salah 1 hp dari mreka pernah hilang digondol teman-teman mreka2 juga. “Eh teteh, boleh.” Jawab nya terlihat sedikit kaget mendengar todonganku, lalu dia mengotak atik hp nya lalu menyerahkan padaku. Tanpa lama-lama lagi, aku memeluknya erat dan sedikit menggigit pundaknya agar tidak teriak.




















