Sementara di luar rumah, tampak pemuda bermata juling yang berambut panjang tadi tergesa meninggalkan rumah Fasa menuju warung Partodi.Bapaknya Fasa masuk kamar mandi, Fasa masuk ke kamarnya. “Hayang modhar ari sia Partodi? Bokepindo Fasa bersemangat mempelajari bahasa asing itu, mungkin dia perlu lebih akrab dengan gurunya, Miss. Kepalanya terdongak saat Partodi mempercepat genjotannya. Memang dirinya tidak pernah merasakan batang kelamin pria lain dan dia tahu pasti suaminya sebagai supir truk sudah sering ngentotin memek perempuan perempuan lain selama menyupir melintasi berbagai kota.Memang Dewi menyadari batang penis yang menyodoki memeknya memberinya multi orgasme bukanlah penis yang suci hanya untuknya, tapi juga banyak memuaskan memek-memek perempuan lain. “Ohhhhhhhh!!!!!!” erang Dewi. Nah ini daftar barang yang mbak ingin beli”
Partodi buru-buru mengambil daftar belanjaan, menjatuhkan sarungnya berdiri mencari barang yang ingin dibeli.




















