Meskipun dalam remang remang, aku sangat yakin banyak mata laki laki yang memperhatikanku, tentu kalau mereka berpikir aku wanita yang bisa di booking, pasti dia akan berpikir begitu juga pada mbak Lita yang datang bersamaku, apalagi pakaian kami yang memang sangat mengundang birahi.Tak lama kami di Bongo’s, terus berpindah ke Fire Discoutik yang letaknya tidak jauh.Bagiku Fire Diskotik bagaikan halaman bermain, seperti halnya di Kowloon, meski aku tak pernah mencari tamu disitu tapi itulah tempat bagiku menumpahkan segala kekesalan dan keruwetan hidup. Bokepindobaru Hanya sesaat kudengar mbak Lita mengajakku ikut ke Jakarta saat pulang nanti malam, aku hanya menjawab “he eh, ya deh, terserah aja” jawabku pasrah lebih dikarenakan Pak Toni.“…Toni sekarang makin hot lho….menyerah aku dibuatnya…nggak rugi deh ikut di Surabaya…dia sangat berbeda saat di
Jakarta….” lamat lamat kudengar suara mbak Lita dari seberang, aku tak terlalu menanggapi karena suaminya sedang mengocokku




















