Aku turut tersenyum dan meyakinkan kalau aku akan baik-baik saja. Bokepindo Kini aku akan mengobati kakiku dengan harapan kalau kakiku ini tidak akan bertambah parah ke depannya. Segera kusiramkan air ke kakiku dan barulah kusiramkan ke tubuhku.Tiba-tiba, insiden memalukan yang baru saja terjadi hinggap ke pikiranku. Aku bisa berjalan ke kamar mandi secara mandiri walau harus tertatih-tatih. Aku langsung berdiri walau nyeri sedikit bertambah. Kemudian, aku turun ke lantai bawah untuk sarapan. Oh ya, Tante ke sini mau minjamflash diskkamu sebentar.”“Oh, ambil aja di laciku yang nomor dua,” ujarku sembari menunjuk jari jempolku ke belakang.“Ok, sip deh.”Aku berjalan meninggalkan tanteku yang sedang mengubek laciku. Tantemu bilang, kamu jatuh tadi dari tangga,” tanya Paman yang tak kalah khawatirnya dengan Tante tadi.“Ah, gak apa kok, Paman. Paling keseleo dikit doang,” jawabku dengan santai.“Jangan suka meremehkan loh, Lukas.




















