“Kenapa tidak terus, Ray?”
“Aku… aku akan membiarkanmu dalam dosa-dosamu.”Kulangkahkan kakiku meninggalkannya. Bokepindobaru Di sebelahku, Jay menikmati kepulan asap rokoknya yang membuyar di balik dedaunan pohon yang mengelilingi kami.Surabaya, pertengahan Mei 1999Kupeluk tubuh itu erat-erat. Chie tak pernah masuk ke alam daftar gadis-gadisku. Akhirnya kami bersepakat untuk mengabaikan Chie yang kemudian mengamuk dan memutuskan untuk mengikrarkan tali persahabatan antara kami bertiga. Aku memang malas kuliah, aku harus mengakuinya. Sebagai seorang kekasih dan seorang teman, tidak seharusnya ia meninggalkan Chie seperti ini, dan sekedar meneleponku untuk menyampaikan, “Ray, maaf aku tidak bisa ke rumah Chie. Siapa coba?”
Kudengar tawa Jay beriring tawaku sendiri. Kusentuh tubuh indahnya, membantunya melepas baju dan branya. Akhirnya Chie berhasil mendapatkanku. Erangan dan desahan nafas kami terdengar memenuhi ruangan.




















