Go! Bokep indo baru Anusku juga masih mengeluarkan air. Ah, gila! Aku sendiri juga demikian, rasanya gimanaaaa gitu, mengasah pisau yang jelas-jelas kutahu akan dipergunakan untuk menyembelihku besok. Dia kemudian pergi dan keluar dari ruangan. Tak lama kemudian layar tv tersebut menampilkan tayangan video yang membuat darahku berdesir. Dikelilingi orang-orang dengan obsesi mengerikan. Seharusnya aku takut, tapi anehnya aku justru selalu horni setiap memikirkannya.Saat ini aku baru saja selesai dimandikan oleh pak Jun. Mungkin benar apa yang dikatakan pak Jun waktu itu, kalau aku memang ditakdirkan untuk dibunuh dan dijadikan makanan.********Malam itu aku lagi horni banget. Masa aku disuruh membunuh perempuan itu! Perempuan itu mati di tanganku!“Maaf” ucapku dalam hati, pak Jun kemudian menuntun tanganku untuk terus mengambil garis lurus ke bawah hingga perut perempuan itu terbelah dan isi perutnya keluar.




















