Lelaki itoe majoe-moendoer sembari memegangi betis Viola, sentakkan badannya mentjiptakan ombak mini di bak itoe. Hoeboengan terlarang itoe tetap berlanjoet hari-hari berikoetnya. Bokepindo Setjara bergantian lelaki itoe meloemat kedoea buah dadanya sampai basah oleh loedahnya. Dia menoejoe ke jendela, dan melihat ke bawah dari kamarnya di lantai doea, diperhatikannya Pak Soesno, toekang keboennya yg beroemoer 43 tahoen sedang membersihkan mobil di halaman depan. Dia semakin terangsang, tanpa menghiraoekan baoe keringat dan moeloet Pak Soesno dia mentjoemboe lelaki itoe dgn penoeh gairah. Lelaki itoe mengelapi mobil dgn tangannya yg kokoh beroerat, keringatnya terlihat membasahi dahinya, sesekali dia menyeka keringat itoe dgn tangannya. Klentitnya makin bergesekan dgn kemaloean Pak Soesno yg beroerat itoe sampai akhirnya dia tak bisa menahan diri lagi, badannya mengejang dalam peloekan toekang keboennya.“Aahhh…ahhh…saya keloear Pak !” erangnya mengekspresikan kenikmatan loear biasa yg didapatnya, kenikmatan berbeda yg tak pernah dia dapatkan




















