nih,” Rio merintih. Aku biarkan kenikmatan ini berlangsung.“Ouw.. Bokep indo baru bih.. nih,” Rio merintih. Sementara tanganku yang satu mengocok-kocok kontol Rio.“Bu Lala.. sayang lepas saja seragam kalian,” pintaku. Rio.. “Sudahlah turuti saja,” aku menyahut.Dengan malu-malu mereka mulai melepas baju dan celana seragam mereka. Rio.. ka.. mau.. say.. Kalau acaranya tidak ada yang bagus ya tiduran di kamar tidur. Sungguh pria-pria muda ini memberiku kenikmatan yang hebat. ga.. la.. ya.. Aku bangkit dan berjalan ke dapur tanpa berpakaian untuk membuatkan susu biar tenaga mereka pulih.Setelah berpakaian dan minum susu mereka minta izin untuk pulang. naak.. Ketika ngobrol, aku tahu mata-mata mereka sering mencuri pandang ke bagian dadaku, aku baru sadar bahwa kancing dasterku belum sempat aku kancingkan, sehingga buah dadaku bagian atas terlihat jelas.Aku berpikir laki-laki itu sama saja dari yang muda sampai yang tua.




















