Ia melihatku makan dengan tatapan bahagia. Bokepindobaru Garis pinggulnya tampak begitu indah, pahanya yang mulus dan putih bersih begitu panjang dan menggoda. Saya ingat, malam itu saya sedang berada di kantor untuk menyelesaikan sisa-sisa kerjaan. Saya menengok ke arahnya dan kaget setengah mati. “Mana gelasnya?” bisiknya sambil meraih cangkir dari tangan saya dan meletakkannya di karpet. Sambil hanya mengenakan kaos oblong dan celana dalam, ia mondar mandir di situ. Namun apa yang terjadi siang ini seperti membuat saya tidak mungkin melupakan kejadian malam itu. Mungkin saya bisa setegar Jenny, atau lebih dari dia? Ia menyodorkan pada saya lembaran sepuluh pound yang tadi saya berikan padanya, dengan agak gemetar saya menerimanya. Tapi ia tampak tenang saja sambil tertawa-tawa mengatakan bahwa dia sedang diluar jam kerja.




















