Dengan mata dan kepalaku sendiri aku melihat Ivana tengah berdiri menyandarkan tubuhnya pada lemari besi di belakangnya, wajahnya seperti meringis melukiskan pesan berarti dengan mulut yang terbuka seperti menyebut huruf “O” dengan mata merem melek.Suara aneh itu semakin terdengar bercampur dengan suara serak dari tenggorokan Ifa. Pak.. Bokep Wajahnya seloah melukiskan banyak tanya… Namun ia kembali tersenyum sesaat.“Tunggu bentar den.. Apa aku BIRAHI, ohh tidak…!! gara-gara kamu asik nelponan kan kita jadi telat makan.”“Hehehe.. Diluar.. udah biasa ini, mau 6 bulan sudah.““Kalau Mas Imran?” tanyanya yang membuatku ikut membayang sosok yang ia sebutkan itu.“Yah begitulah, masih banyak proyek, lagian dia juga sibuk buat ujian Tesisnya.” ucapku yang kini membayangkan wajah suamiku, Imran (28).“Aduh..




















