Seakan menanti saatsaat ini, dia memandang wajah Albie yang sudah berkeringat. Bokepindobaru katanya lagi. Anita terdiam. Dia tidak sanggup untuk berdiri.Kemudian, Ben menarik dagu Anita yang tertunduk membuat dia menengadah menatap Ben. Dia berusaha tidak merasakan rasa cairan yang mengalir licin ke tenggorokannya, tetapi air matanya kembali mengalir. Tak disangka dia sudah kehilangan keperawanannya, tak disangka dia menyerahkan keperawanannya kepada Albie atau Albie yang meNitnggut keperawanannya yang selama ini dijaganya? Ya nggak Dave? Kulit meNitka sekarang bersentuhan menempel erat seakan bersatu. LEPASIN GUE!! Ya nggak Dave? sambung Ben lagi. Anita terdiam. Sesaat kemudian Anita tersadar bahwa dirinya sakit, lututnya pun kembali mendenyut nyeri dan sedetik kemudian diapun tidak bisa menahan berat badannya dan terjatuh lunglai dalam pelukan Ben.Dengan badan merosot lunglai dipelukan Ben, Albie melihat dengan jelas bahwa tangan Ben tepat berada di buah dada Anita menahan agar Anita tidak jatuh dan




















