Faried juga menikmatinya dengan pikiran yang melayang meresapi rasa geli dan nikmat yang menjalari sekujur tubuhnya.Beberapa menit kemudian, Faried mengangkat badannya sekitar 45 derajat dan bersandar pada kepala tempat tidur Ayu. Bokepindo Percakapan mereka pun, baik ketika pergi maupun pulang, biasa-biasa saja.Tak ada yang istimewa, bahkan nyaris bersifat rutin. Faried menjilat dengan lembut dan sesekali lidahnya menggeser-geser tonjolan kecil yang ada di belahan gerbang kewanitaan Ayu. Ayu mengecup bibir tebal itu perlahan dan mereka pun terlibat dalam sebuah “french kiss”. Nanti telat” kata Faried.“Masih ada waktu…” jawab Ayu “pesawatnya berangkat sore jam lima, kenapa gak kita habiskan bersama saja?”“Apa gak akan ada orang lain lagi ke sini? Faried pun berusaha untuk lebih hati-hati berkata-kata agar menjaga perasaan Ayu.“Apa Mbak tidak bosan dengan rutinitas seperti ini?” ia membuka percakapan,“Apa Abang punya ide yang baik?” wanita cantik itu balas bertanya.“Yah… misalnya rutinitas yang baru.










