Anisa Maharani, MSC. “Maaf” katanya. Bokep ” Biasa main dimana ?” tanyanya
“Ada apa sayang?” tanyaku kembali. Pelukan kami semakin erat, seiring dengan kencangnya deras hujan yang dingin. Soalnya, acara kami itu diadakan pada awal musim hujan. Sampai tengah hari, kami mulai memasuki kawasan yang berhutan lebat dengan satwa liarnya, yang sebagian besar terdiri dari monyet-monyet liar dan galak. termasuk pak Martin guru olah raga kami itu.Perjalanan menuju puncak gunung, mulai dari kumpul di sekolah hingga tiba di kaki gunung di pos penjagaan I kami lalui dengan riang gembira dan mulus-mulus saja. Penny’ku. Anisa berencana berhenti menjadi guru, “sakit rasanya” ujarnya kalau terus menjadi guru, karena kehilangan aku. Di hari terakhir itu, kesmpatan kami pakai semaksimal mungkin. Lalu aku pulang.Hari-hari berikutnya di sekolah, hubunganku dengan Anisa guru biologiku, nampak wajar-wajar saja dari luar.




















