My wife Keely Rose is a total babe. Bokepindo Pale, ginger, big tits and nice fat ass. She’s a spry one & she loves her big cock too. When I got a video from her telling me she had met a hot black guy named Jay Bangher with a massive cock at the bar, I knew we were in for a treat. Keely got right to business and tried to cram as much of his big dick down her throat as possible. Her pussy got soaked from blowing him and she was begging to get fucked. It only took a minute of thrusting before her perfect pussy had creamed up from his fat cock. Keely climbed on top and rode her bar pickup hard. Then Jay took my wife from behind, pounding her eager pussy to an intense orgasm. Satisfied with her dicking, Keely swallowed the stranger’s load with pride.
Meskipun malam itu Lidya mengenakan rok yg panjang, namun belahannya hampir sampai ke pinggul. Bahkan dia meremas-remas jari tanganku. Padahal tadi Lidya yang merangsang sudah hampir membawaku mendaki ke puncak kenikmatan Berulang kali dia menuntun tanganku ke dadanya yg kini sudan polos.“Ayo dong, jangan diam saja..”, bisik Lidya disela-sela tarikan napasnya yg memburu. Namun aku hanya diam saja, tak tahu apa yg harus kulakukan.Lidya kembali menghujani wajah, leher dan dadaku yg sedikit berbulu dgn ciuman-ciumannya yg hangat dan penuh gairah membara. Keharuman yg tersebar dari badannya tak membuatku bergeming.Lidya mengambil tanganku dan menggenggamnya. Dia menarik tanganku dan menaruh di atas pahanya yg tersingkap Cukup lebar. Dua kakakku perempuan semuanya. Pernah aku menangis semalaman dan mengurung diri di dalam kamar hanya karena Mbak Indira menikah. Namun tetap saja aku tak merasakan sesuatu.Dan tiba-tiba saja Lidya mencium bibirku.





















