“Ah.. Bokep “Alex mau dong.” Pintaku sambil menatap sekali lagi wajah pangeranku yang tampan itu. Ternyata Melki temanku, dia sudah mandi keringat dan mengajakku untuk pulang. Tidak kusangka sama sekali, ternyata pria itu adalah pria yang kulihat tadi siang di trainer wall yang ada di klub. “Rumahnya di mana Alex?” Tanyanya sewaktu kami berdua sudah ada di dalam mobil. hhm..” Keringatku bercucuran tanda panik, lagipula tempat ini begitu sempit sehingga phobiaku kambuh, kalau begini terus aku bisa pingsan. Walaupun wajahku tidak terlalu cool tapi lumayanlah untuk beredar di pasaran. Impianku selama ini telah menjadi kenyataan.Kami segera membersihkan diri dengan handuk dan tissue yang ada, lalu segera beranjak pergi dari tempat itu. e.. Tapi senang juga bisa berkenalan dengannya, apalagi melihat wajahnya dari dekat membuat nafsu birahiku malah bergelora.Sorenya, Melki tidak tampak batang hidungnya, padahal dia janji pulang bareng, sepertinya dia lari pulang




















