Matanya membelalak menatapku dan bibirnya sedikit terbuka. Vina memandangku sekilas, tersenyum “gak apa apa kan?” aku mengangguk. Bokepindo Dia tersenyum, “iya, aku tahu. Aku tersenyum.“Filmnya habis ya?” tanyanya. Ketika Vina tahu, dia tersenyum, “kalau gitu, aku boleh donk nemenin kamu malam ini?” “siapa yang bisa menolak?” jawabku sambil mencubit putting toketnya. Kucoba menaikkan kaos Vina, dia diam tidak menolak, matanya terpejam menikmati yang ia lakukan. kasian nich dedeknya” kataku sambil menunjuk ke arah kontolku. “hhmmmppp…” dia hanya mendesah. “Peduli setan pacarnya polisi” pikirku. “kamu sering ML juga ya ama pacarmu? Dia makin terangsang, “aagghhh… geli sayang… geli banget” katanya. Sambil tetap menjilati leher dan telinganya, aku berbisik “enak Vin?” dia mengangguk lemah. Biar gampang” dan dia mengangguk sambil tangannya tetap memainkan memeknya sendiri.




















