Sambil mempersiapkan peralatan mandinya, dia terbangun sambil mengucapkan selamat pagi. Aku dibebaskan dari tugas-tugas lain dan berkonsentrasi sepenuhnya pada pasien VIP ini.Pada awalnya tidak ada yang aneh, hubungan kami hanya sebatas antara perawat dan pasien. Bokep Tapi aku kembali terkejut, ternyata kali ini penisnya dapat ereksi penuh. Saat aku perhatikan wajah Jack, dia tenang saja, tapi matanya terpejam seperti menikmati saat penisnya aku bersihkan.“Thank’s a lot Rin” katanya berterima kasih setelah selesai. “Uuhh.” lenguhanku tertahan. Namun aku buru buru mengancingkan baju dan CD-ku kukantongi lalu aku segera meninggalkan ruangan inap Jack dengan lari-lari kecil.Esoknya aku sulit melupakan peristiwa jilat memek tersebut, tapi nikmat juga untuk dikenang. Pasien yang bernama Jack ini hanya bisa berkomunikasi dengan bahasa Inggris dengan dialek Afrika. Melihat pemandangan itu aku jadi horny juga rasanya, dan aku merasakan celanaku basah. Aku terdiam mematung.










