“Gila lu, Son. Bokepindobaru Thanks berat. Sampai akhirnya jam menunjukkan pukul 11 pm. Aku rasa aku benar-benar punya kelainan seks.“Hei, Son!” aku sedikit berteriak ke arah sahabatku yang celingukan mencari-cari kami di Fountain Lounge. Mana mau mereka?”
“Serahin aja sama Om Sonny. isep itil gue, sayang.. Aku sudah sangat akrab padanya. “OK.” Aku beranjak perlahan pergi. Sebelum pulang, Sonny sempat membisikiku, “Ren, besok siang gue ke rumah lu. Tangan mereka bergerilya kemana-mana. Hahaha.”
Deg. Kubalikan tubuhku, dan kulihat ada senyuman lembut di wajahnya. Aku ingin melihat istriku mengalami orgasme dan memberikan kepuasan kepada lelaki itu di hadapanku. Aku meringis kesakitan. Sonny melirik Rara yang pura-pura tidak melihatnya sambil terus ngobrol denganku dan Ayu.Tiba-tiba Rara beranjak bangun.


















