“Essh.. Nenek benar-benar terlelap. Bokep Sebab, begitu terasa ada benda menyentuh kakinya, helaan nafasnya berubah, pertanda masih agak sadar. Sebagai ganti pengasuhku, Mbak Sekar memang istimewa. Sekar adalah anak tertua dari Bu Dhe, kakak ibuku. Bahkan aku mulai nampak berkeringat di sekujur tubuhku, di tengah dinginnya malam di musim penghujan yang sebenarnya terasa menggigit. Napasnya terdengar teratur, terbukti dari helaan di dadanya yang turun naik dengan lembut. Akupun, dengan iseng mencoba mengelus-elus bulu-bulu kemaluan Nenek, yang menurutku tak seberapa banyak di banding luasnya’lahan’, sehingga lebih tepat bila ku analogikan seperti bukit tandus yang di tumbuhi beberapa batang ilalang. Uhh,” ia mendesah. Masa bodoh, aku toh tidak bisa seratus persen boleh di salahkan.










