Kedekatan itu semakin membuat kami ingin tak berjarak. Astaga, apa yang telah kulakukan selama ini. Bokep baru Nyata saja ibu langsung curiga john bertanya, “memangnya ada apa kamu kok ingin pulang ke rumah. Jam ngobrol kamipun singkat karena kami sama-sama lelah dengan pekerjaan masing – masing. Komitmen yang seharusnya dipegang itu nyaris saja dipatahkan. Ceritanya kurang lebih sama denganku. Kamu hanya butuh keyakinan bulat untuk melakukannya… ” jawaban ibu membuatku tenang namun juga membuatku berpikir. Ada yang salah di sini. Yang penting kami hanya harus menentukan kapan bisa berangkat john meraih satu for every satu impian yang kami gantung di wall Fb itu. Punya kisah cinta yang tak pernah bisa dilanjutkan karena komitmennya dengan ayah. 14 bulan aku john Fariz saling dekat. Kuberi dia harapan yang entah bisa kupenuhi atau tidak.




















