Semua itu tidak sempat diperhatikan Tia. Merah, mengilap, menantang. Bokepindobaru Tapi dia sempat masuk ke rumah sebelum Mercy itu lewat. Tapi Bram tidak mau buru-buru melepas kesempatan. Di situ Bram mendapati Tia tidak pakai celana dalam.“Niat banget, ya? Apa dari dulu Mas Bram memang suka jajan?”“Emmm…” gumam Citra sambil mengambil sebatang rokok dari bungkusnya yang ada di meja, “Iya sih. Ya udah. Daripada Bram bawa pulang penyakit atau anak haram, mendingan dengan Tia. Keduanya memang dijodohkan oleh orangtua masing-masing yang rekanan bisnis, dan sekarang mereka sama-sama disiapkan jadi penerus usaha keluarga besar mereka. Gitu? Bram tidak tahu tadi Tia sempat ada di luar sebentar, waktu buru-buru pergi dari salon Citra ke rumah. Selagi Tia kecewa, Bram menyerang sasaran lain. Bram awalnya kelabakan, tapi langsung menyerah pada desakan Tia.




















