Encore Vol.7 : Yui Hatano
Aku mulai melepaskan pakaianku dari sweater, kemeja, kaos dan celana panjang. Bokepindobaru Si Kumis kembali memandangi Sherly dan kali ini pandangannya terkonsentrasi ke arah payudara istriku.Hampir semenit penuh ia memandangi tubuh Sherly. Telapak tangan kami ditempelkan di tembok (cermin) di depan kami dan kaki kami direnggangkan dengan menendang telapak kaki kami agar bergeser menjauh.Si Brewok mulai memeriksa seluruh tubuhku. Aku hanya mengelus-elus rambutnya dan menenangkan hatinya dengan mengatakan bahwa semua itu sudah berakhir.Sesampai kami di hotel (di Orlando), Sherly akhirnya menceritakan apa yang diperbuat si Kumis terhadap dirinya. Karena tak mau melihat dirinya merajuk lagi, akhirnya aku menerima penjelasannya dan meminta maaf karena telah berpikiran seperti itu.Sebenarnya di dalam otak, logikaku terus berputar. Aku merasakan rasa asin yang kutahu berasal dari darah yang mengalir dalam mulutku. Jantungku seperti berhenti berdetak. Lalu ia berdiri dan berkata pelan kepada si Kumis (lagi-lagi aku tak




















