Tapi Nyonya Wulandari malah mendapat kepuasan. Bokep Tidak ada yang tahu kalau aku punya cukup banyak simpanan di bank. Tapi ketika aku lewat di depan garasi, ayunan langkah kakiku terhenti. Tiga atau empat hari lagi, aku pasti sudah tidak sanggup lagi bertahan. Semuanya aku simpan di bank. Tapi aku tidak pernah memikirkan biayanya. Tanpa membuang-buang waktu lagi, aku bergegas meniggalkan rumah itu. Kesempatan bagiku untuk kabur dan rumah neraka ini. Hanya cukup untuk makan sehari-hari saja.Seperti seorang ahli mesin saja, aku coba melihat-lihat dan memeriksa segala kemungkinan yang membuat mesin mobil ini tidak mau hidup. Perlahan namun pasti aku mulai menekan pinggulku ke bawah. Kesempatan bagiku untuk kabur dan rumah neraka ini. Sungguh aku tidak menyangka sama sekali Ternyata ijasah yang kubawa dan kampung hanya bisa dipakai untuk jadi pembantu. Nyonya Wulandari malah tersenyum dan mencium pipi suaminya yang kendur dan berkeriput.




















