Felly menampakkan wajahnya di jendela belakang. Bokep baru Kepalaku sudah berat bukan kepalang. Katanya mau telepon.” Langsung nyerocos tanpa titik koma. Dengan janji kami jalan bareng lagi. Selalu saja kami gagal bubaran kalau kami saling bertemu. Sambil menyingkap roknya yang pendek. Main dobel. Aku tidak tahu namanya, menurutku itu daster.Tampak dewasa sekali ia. Ataukah memang Love is Blind.Singkat cerita kami berempat dengan teman-temanku ke Zanzibar. “Masih saja jadi petualang,” katanya sambil duduk di hadapanku, “Tapi masih tetap seperti dulu. Keterlambatanku dengan selalu menyalahkan kapitalis-kapitalis rakus itu, dimaafkannya dengan mudah. 15 menit dan ia telah duduk kembali di mejanya.Pukul 12.00 waktu makan siang. Hanya beberapa kalimat “Black Label double” pernah kuucapkan sebagai komunikasi nyata antara aku dengannya.Malam itu malam minggu.




















