“Aku juga cinta kamu wan, dan aku bingung”, katanya.“Aku juga bingung mbak” Kami berciuman lagi. Bokep Mbak Intan dan aku terbangun. Kuciumi putingnya, kulumat, kukunyah, kujilati. Mbak Intan coba melepas pelukanku. “Siapa? Serta mbak Intan kelihatannya yaitu hanya satu wanita yang menggerakkan hatiku.Saya betul-betul jatuh cinta kepadanya. Sepertinya isi kulkas udah mau habis”,katanya.“OK” “Untuk yang tadi malam, tolong jangan diungkit-ungkit lagi, aku maafin kamu tapi jangan dibicarakan di depan anak-anak”, katanya.Aku mengangguk. Aku baru pertama kali melakukannya. “Makasih, tidak usah ah” “Nggak ayah koq mbak, hanya dipijit saja, emangnya ingin yang lain? “Oh wan…wan…mbak keluar lagi”, mbak Intan mencengkram punggungku. Saya bertumpu di sofa, saya tak lihat tv namun lihat mbak Intan.




















