Mei, calon istriku, kemudian menyusul ke Jakarta dan bekerja di sebuah bank di Bintaro. Bokep Apalagi oleh suaminya yang hanya duduk 50 cm di seberangnya. Meremas pangkal dadanya. Dia memegang tanganku. masih terpejam. aku merabanya. Akhirnya dia turun tangan. Dan rendanya sedikit tembus pandang. Tepat setelah aku lulus dari kuliah, aku mendapatkan kerja yang cukup nyaman di sebuah perusahaan telekomunikasi cukup besar daerah Jakarta Selatan. Aku kembali mengelus pahanya. Tidak melorot sih sebenarnya. Ada sesuatu yang mencengkeram. Aku duduk di sampingnya mas ini aja.”Whatever. Tak apa. Ya iyalah. Aku tidak mau membuat ia berpikir macam-macam dan kemudian menamparku.Tubuh itu diam saja. Atau merah. Semua orang tampaknya sudah terlelap. Mengurangi kebisingan akibat lalu lalang orang mencari tempat duduk.“Mas, mas, maaf …,” ada suara merdu rupanya.




















