Malam itu aku disiksa dengan cara-cara yang teramat sadis dan keji. Bokep indo baru Tapi bagaimanapun juga aku berusaha untuk bangun. Aku melumuri seluruh badanku dengan lumpur termasuk wajahku. Cemoohan kepada diriku harus kutahan selama jarak lima kilometer.Setelah berjalan sekian lama, akhirnya aku sampai juga ke sudut hutan yang sepi yang telah di tentukan Nyonya Hana. Tanpa memberiku kesempatan untuk beristirahat, Nyonya Hana langsung mengambil tali dan mengikat kedua tanganku di puncak tiang seperti keadaan tadi malam. Aku harus patuh padanya. Dia lalu memerintahkanku untuk melepaskan seluruh pakainku. Kini aku hampir dapat mencium kedua lututku. Aku melumuri seluruh badanku dengan lumpur termasuk wajahku. Aku berteriak keras. Tapi anehnya, aku menikmatinya. Aku melumuri seluruh badanku dengan lumpur termasuk wajahku. Aku sedikit gembira karena tubuhku sudah sangat lemas. Dia berdiri berkacak pinggang penuh kemenangan. Nyonya Hana kembali mendekatiku, dan kali ini dia membawa sebuah lilin merah




















