Jantungku seperti berhenti berdetak. Bokep Aku pun menutupi kemaluanku. tanyanya dengan logat yang sulit dimengerti.Sherly menjawab gugup, Coffee. Jaket, kemeja, kaos dalam dan terakhir celana jeansnya. Dari pantulan cermin di depan kami, aku melihat si Brewok dan pria yang satunya lagi yang berbadan lebih tegap (sebut saja si Tegap) menghampiri kami. Telapak tangan kami ditempelkan di tembok (cermin) di depan kami dan kaki kami direnggangkan dengan menendang telapak kaki kami agar bergeser menjauh.Si Brewok mulai memeriksa seluruh tubuhku. Akhirnya aku hanya berdiri dan berdiam diri.Tak beberapa lama setelah itu, si Kumis berjongkok di depan Sherly sehingga aku tak dapat melihat apa yang dilakukannya. Setelah mengetahui kapal yang kami naiki benar-benar menuju ke New York , kami hanya pasrah saja.Pemeriksaan yang bertele-tele di bandara Dubai sungguh melelahkan. Alis si Kumis mengkerut. Walaupun demikian, aku agak heran dengan sikap istriku saat itu yang tidak




















