Dia anak tetangga kami yang berjarak 3 rumah dari tempat kami.Anaknya baik dan ringan tangan. Tapi aku merasakan pantatnya sedikit dinaikkan merespon selangkanganku. Bokepindo Aku hampir tidak bisa bangun pagi harinya, karena seluruh tubuhku seperti remuk dikerjain suamiku. Kamu itu ngapain?” bentaknya. Dia tambah gelagepan.“Hussh Mas. Udah gak menolonng malah mentertawakan anak ingusan itu. Cepat cepat aku memperbaiki dasterku. Beberapa saat kami bertiga terdiam bingung dengan apa yang terjadi. Bahkan kadang-kadang Indun menginap di situ, karena kalau malam, gazebo itu diberi penutup oleh suamiku, sehingga tidak terasa dingin.Pada suatu malam, aku dan suamiku sedang bermesraan di kamar kami. Siang itu suamiku masih dinas ke Kulonprogo. Hatiku seperti mau copot. Hanya saja aku masih sering ketemu ibunya, dan sering iseng-iseng nanya keadaan Indun.




















