Aku hampir saja ngecrot di tempat! Bokepindo Keliatan garis rendanya yang berlubang-lubang kecil. Sampai kedutan itu berhenti.“Enak ga Non?” senyumku penuh kemenangan. Silvia langsung Yang tak diduga adalah …..Silva tiba-tiba membuka kaosnya tanpa malu-malu, menunjukkan lekuk tubuh sempurna seorang perempuan. Ah, seandainya …“Iya non, bibi dulu waktu masih muda kayak Non, sekel, bahenol, kata orang dulu. Aku pun semakin bersemangat cerita, tidak lain agar Tina bisa lebih relax dan tanganku bisa menjelajah lebih jauh. 8 orang perempuan, bercanda ria, ketawa-ketiwi, dengan kostum santai (terlalu santai) tanpa curiga bahwa ada lelaki diantara mereka, AKU!!!Tina, seorang karyawati bagian customer care di perusahaan GSM terkemuka di Jakarta, diperkenalkan kepadaku pertamakali oleh Erika. AKu berbalik ke arah Silva dan menaruh tanganku ke paha mulusnya.Suara jam weker berdetak menambah sunyinya malam itu.




















